PERCAKAPAN MALAIKAT

“AKU TERKEJUT DAN HERAN, SAAT HENDAK MENCABUT NYAWA SEORANG ULAMA…AKU MELIHAT CAHAYA TERANG BENDERANG KELUAR DARI KAMARNYA”.

Allah Swt bertanya kepada Malaikat Maut :
“Apakah kau pernah Tertawa atau Menangis ketika Mencabut Nyawa Anak Cucu Adam?“.
(Padahal Allah Swt Telah Mengetahui semuanya)

Malaikat Maut pun menjawab :
“Aku pernah Tertawa, pernah Menangis dan pernah pula Terkejut”.

Allah Swt Bertanya lagi :
“Apa yang membuatmu Tertawa?”.

Malaikat Maut Berkata :
“Ketika aku sedang bersiap-siap Mencabut Nyawa seseorang, aku melihatnya dia berbicara kepada seorang pembuat sepatu :
“Buatlah sepatu sebaik mungkin supaya bisa kupakai selama satu tahun”.

“Aku Tertawa, karena belum sempat ia memakai sepatunya, Nyawanya sudah kucabut”.

Allah Swt Bertanya lagi :
“Apa yang membuatmu Menangis?“.

Maka Malaikat menjawab :
“Aku Menangis ketika hendak Mencabut Nyawa seorang Wanita Hamil ditengah Padang Pasir yang tandus, saat ia mau melahirkan….Maka kutunggu sampai Bayinya Lahir di Gurun itu, lalu aku Mencabut Nyawa Wanita itu sambil menangis, karena mendengar tangisan Bayi tersebut dan tidak ada seorangpun yang mengetahui kejadian itu”.

Dan Allah Swt Bertanya lagi :
“Lalu apa yang membuatmu terkejut?”.

Dan Malaikat Menjawab :
“Aku terkejut dan heran, saat hendak Mencabut Nyawa Seorang Ulama…Aku melihat Cahaya Terang Benderang keluar dari kamarnya. Setiap kali aku ingin mendekatinya, Cahaya itu semakin menyilaukanku seolah ingin mengusirku…Lalu
kucabut Nyawa Ulama itu beserta Cahaya tersebut”.

Allah Swt Bertanya lagi :
“Apakah kau tahu siapa Lelaki itu?”.

“Tidak tahu Ya Allah”.

“Sesungguhnya Lelaki (Ulama) itu adalah Bayi yang dulu kau cabut Nyawa Ibunya di Gurun Pasir yang gersang…Akulah yang Menjaganya dan Membesarkannya”.

Subhanallah…Rahmat, Kasih Sayang-Nya Allah Swt pada Makhluk-Nya…😥

Allahumma Shalli ‘Alaa Sayyidina Muhammad Wa ‘Alaa Aali Sayyidina Muhammad.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai